Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Ekonomi TW
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-19 02:31:32【Sehat】531 orang sudah membaca
PerkenalanTangkapan layar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud memaparkan materi ko

Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekonomi Indonesia pada triwulan III 2025 tumbuh 5,04 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari konsumsi rumah tangga yakni sebesar 2,54 persen.
“Jika dilihat dari sumber pertumbuhan pada triwulan III 2025, konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan utama atau sumber pertumbuhan terbesar, yaitu 2,54 persen,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.
Selain itu konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2025 juga ditopang oleh komponen net ekspor dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,15 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,59 persen.
Secara struktur, konsumsi rumah tangga menyumbang 53,14 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB), diikuti PMTB 29,09 persen dan ekspor 23,64 persen.
Baca juga: BPS: Indeks Pembangunan Manusia tahun 2025 capai 75,90
Pertumbuhan konsumsi rumah tangga secara tahunan (yoy) mencapai 4,89 persen, didorong peningkatan transportasi dan komunikasi, serta restoran dan hotel, sejalan dengan meningkatnya mobilitas penduduk dan aktivitas wisatawan domestik.
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Kontribusi industri pengolahan terhadap total PDB mencapai 19,15 persen. Selain itu, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan, yang jika ditotal bersama industri pengolahan menyumbang 65,02 persen dari PDB.
12Tampilkan SemuaSuka(19755)
Artikel Terkait
- Menteri PANRB pastikan persiapan tata kelola ekosistem pendukung MBG
- Rutan Cipinang
- Hujan di Jakarta mengandung mikroplastik, BRIN ingatkan polusi langit
- Pemprov Sumut turunkan tim tangani dugaan keracunan MBG di Toba
- Menperin sebut pabrik Lotte bukti RI jadi tujuan investasi global
- BGN ungkap MBG berhasil dorong lahirnya industri dalam negeri
- Rayakan Hari Pangan Sedunia 2025, dengan kurangi food waste
- Utusan Abbas: Palestina butuh dukungan, bukan pasukan internasional
- Kemenpar sebut SIAL Interfood 2025 jadi ajang perkuat industri MICE
- Diabetes jadi penyebab perlemakan hati pemicu kanker hati
Resep Populer
Rekomendasi

Wali Kota Kupang mendorong percepatan SLHS bagi SPPG

Pemkot Kediri periksa SPPG untuk penerbitan SLHS

IFSR catat 411 daerah raih predikat nol insiden MBG

Kemendag buka akses ekspor kuliner Indonesia ke lima negara

BKKBN: Ngak ada kasus keracunan MBG pada kelompok 3B di Jabar

Dinkes DKI lakukan monev pantau kasus COVID dan ISPA

Hindari keracunan, kapolri instruksikan pengawasan MBG diperketat

Bangladesh, WFP berkomitmen tingkatkan pendanaan pengungsi Rohingya